Minggu, 23 Februari 2014

Edisi Ke-5

MERENUNGI FIRMAN ALLAH SWT


Oleh : M. Ikhsan Purwana, S.Ag

Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam kepada Rasulullah saw, dan aku bersaksi bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah dengan sebenarnya kecuali Allah, Yang Maha Esa dan tiada sekutu bagiNya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusanNya.

Allah swt menjamin bagi orang yang menjaga petunjukNya dalam ilmu dan amal untuk memberikan penghidupan yang baik baginya serta memberikan balasan baginya di akherat kelak. Allah swt berfirman:
 Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, Maka Sesungguhnya akan kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan Sesungguhnya akan kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang Telah mereka kerjakan. QS. Al-Nahl: 97. 

Allah swt berfirman :
Ingatlah, Sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (yaitu) orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa. 64.  Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan (dalam kehidupan} di akhirat. tidak ada perobahan bagi kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. yang demikian itu adalah kemenangan yang besar. QS. Yunus: 62-64

Minggu, 09 Februari 2014

Gebyar MAT Tahun Buku 2013

KJKS BMT Mardlotillah telah mengadakan Musyawarah Anggota Tahunan untuk tahun buku 2013 yang mana pada tahun 2014 ini pelaksanaan MAT dilaksanakan di tiga tempat, yakni, Garut, Serang, dan terakhir di Sumedang.


Gebyar MAT KJKS BMT Mardlotillah Cabang Kadungora dan Samarang

MAT dilaksanakan pada hari sabtu 25 Januari 2014 yang bertempat di Aula Desa Talagasari Jl. Raya Kadungora No. 1121 Kecamatan Kadungora Kabupaten Garut. Jumlah peserta yang hadir terdiri dari :
Anggota Kadungora 94 orang, anggota Samarang 21 orang. Tamu undangan 24 Orang, terdiri dari Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kab. Garut, Dinas Koperasi dan UMKM Kabid BMT garut dan Kabid Pemasaran, Polsek Garut, Kepala UPTD Pasar Kadungora, Tokoh masyarakat setempat, Aparat,dll. Santunan 14 orang, terdiri dari ustadz/ustadah dan Yatim Piatu

Jumat, 17 Januari 2014

Kencleng Amal Keluarga Indonesia "Sehati"



Kencleng Amal Keluarga Indonesia “Sehati (Sedekah Setiap Hari)” adalah salah satu upaya penghimpunan Infaq/Shodaqoh yang bertujuan untuk mempermudah layanan infaq umat. Dimana sebagian orang mungkin merasa berat untuk berinfak langsung dalam jumlah yang besar. Namun, dengan Kencleng Amal Keluarga jika sedikit-sedikit akan merasa termudahkan. Oleh karena itu, dengan kehadiran Kencleng Amal Keluarga Indonesia “Sehati” ini, Baitul Maal Mardlotillah berharap sahabat Mardlotillah (para donatur) menjadi termudahkan untuk dapat bersedekah setiap hari dengan cara menyisihkan uang receh setiap hari, maka sahabat sudah bisa berinfaq melalui layanan tersebut.

Jika sahabat Mardlotillah ingin dirumahnya ada Kencleng Amal Keluarga Indonesia “Sehati” agar dapat bersedekah setiap hari, sahabat dapat menghubungi kami melalui layanan Telepon 0227912308 atau SMS 087802408111 (Layanan Jemput dan Konsultasi Zakat, Infaq dan Shodaqoh Baitul Maal Mardlotillah). Mari berbagi dengan sedekah setiap hari…..!

Edisi Ke-4

Pesan Terakhir Rasulullah Saat Haji Wada

Lembah Uranah, Arrafah 9 Julhijjah 10 Hijriyah

Oleh : H. Asep Sudrajat, S.H.
( Ketua BMT Mardlotillah )

Rasulullah Saw. lahir di Mekkah, 12 Robiul Awwal Tahun Gajah (571 Masehi). Ayahnya bernama Abdullah bin Abdul Muthalib, meninggal di Madinah saat Nabi berusia enam bulan dalam kandungan Ibunya. Ketika  berusia enam tahun, ibunya, Aminah binti Wahab meninggal di Abwa, yaitu sebuah desa antara Madinah dengan Juhfa, jaraknya 23 mil (37 km) dari Madinah.  Setelah itu, beliau berada dalam asuhan kakeknya, Abdul Muthalib. Setelah genap berusia delapan tahun, kakeknya meninggal dunia. Maka pada saat itu beliau diasuh oleh pamannya, yaitu Abu Thalib (Meninggal saat Nabi berusia 12 Tahun). Rasulullah Saw. diangkat sebagai Rasul ketika usia 40 Tahun dan wafat di Madinah pada tanggal 12 Rabiul Awwal tahun 11 Hijriyyah, bertepatan dengan 08 Juni 632. 
Imam Muslim meriwayatkan dengan sanadnya dari Jabir radhiyallahu’anha, ia berkata bahwa Rasulullah Saw. selama sembilan tahun tinggal di Madinah, beliau belum melaksanakan haji. Selanjutnya, pada tahun kesepuluh, beliau mengumumkan hendak melakukan ibadah haji.