Pesan Terakhir Rasulullah Saat Haji Wada
Lembah Uranah, Arrafah 9 Julhijjah 10 Hijriyah
Oleh : H. Asep Sudrajat, S.H.
( Ketua BMT Mardlotillah )
Rasulullah Saw. lahir di Mekkah,
12 Robiul Awwal Tahun Gajah (571 Masehi). Ayahnya bernama Abdullah bin Abdul
Muthalib, meninggal di Madinah saat Nabi berusia enam bulan dalam kandungan
Ibunya. Ketika berusia enam tahun,
ibunya, Aminah binti Wahab meninggal di Abwa, yaitu sebuah desa antara Madinah
dengan Juhfa, jaraknya 23 mil (37 km) dari Madinah. Setelah itu, beliau berada dalam asuhan
kakeknya, Abdul Muthalib. Setelah genap berusia delapan tahun, kakeknya
meninggal dunia. Maka pada saat itu beliau diasuh oleh pamannya, yaitu Abu
Thalib (Meninggal saat Nabi berusia 12 Tahun). Rasulullah Saw. diangkat sebagai
Rasul ketika usia 40 Tahun dan wafat di Madinah pada tanggal 12 Rabiul Awwal
tahun 11 Hijriyyah, bertepatan dengan 08 Juni 632.
Imam Muslim meriwayatkan dengan
sanadnya dari Jabir radhiyallahu’anha,
ia berkata bahwa Rasulullah Saw. selama
sembilan tahun tinggal di Madinah, beliau belum melaksanakan haji. Selanjutnya,
pada tahun kesepuluh, beliau mengumumkan hendak melakukan ibadah haji.



